Showing posts with label RELEGI. Show all posts
Showing posts with label RELEGI. Show all posts

Saturday, May 21, 2016

MasyaAllah.. Pengantin Bejilbab Tinggalkan Pelaminan Untuk Pria Ini

Sepasang pengantin duduk bersanding dengan bahagia, Ahad (10/1/2016). Senyum mengembang di muka mereka berdua.

Tetapi, peristiwa tidak terduga mengagetkan para undangan yang ada di Desa Sukai Ramai Batola, Kalimantan Selatan.



Sang pengantin wanita, Dina Ismaya Skom, tiba-tiba turun dari pelaminan demikian lihat satu sosok undangan pria yang datang.
Sembari mengangkat sedikit gaun pengantinnya, Dina segera mengulurkan tangan untuk berselaman sembari berderai air mata.
“Terima kasih jauh-jauh telah ingin datang, ” kata Dina, sembari menyeka air matanya.

Keterkejutan

beberapa undangan beralih jadi situasi haru. Sebab pria yang datang itu yaitu yang memiliki Istana Anak Yatim Darul Azhar Tanahbumbu yang sudah menjaga Dina mulai sejak kecil.
“Ayah sudah membesarkan saya sampai saat ini jadi sarjana, ” lanjut Dina dengan air mata masihlah bercucuran.
Dokter H Zairullah, pria itu rupanya tidak dapat sembunyikan haru. Air matanya juga tumpah sampai bikin beberapa undangan turut menangis.

Di Istana Anak Yatim itu, Zairullah memperlakukan beberapa ratus anak yatim yang dibinanya laksana anak sendiri.

“Saya sedih sekalian bahagia. Sedih lantaran pastinya akan tidak sering berbarengan Dina lagi di istana anak yatim tetapi bahagia lantaran dia telah sarjana serta temukan jodohnya, mudah-mudahan bahagia anak-ku, ” kata Bekas Bupati Tanahbumbu itu.
CAR,FOREX,DOMAIN,SEO,HEALTH,HOME DESIGN

Tuesday, May 10, 2016

ASTAGFIRULLAH !!! TANDA-TANDA MENJELANG KEMATIAN "LEWAT BAGIAN TUBUH INI, TANDA SEHARI SEBELUM KEMATIAN BISA DIRASAKAN" (( BANTU SHARE ))


Walaupun kematian adalah suatu hal yang di rahasiakan oleh Allah, namun sebelumnya kematian itu datang bakal ada sinyal tanda yang mungkin saja dapat kita ketahui. Namun, biasanya seseorang tidak bisa menyadarinya.




Seperti ditulis situs info Islam, muslimahcorner, itu sinyal tanda itu terlebih dulu kematian.

1. 40 hari terlebih dulu kematian

Sinyal tanda kematian ini bisa terlihat setelah masuk waktu asar, segi pusat dari badan kita bakal berdenyut. Itu tandanya bila daun yang terdaftar nama kita dari pohon yang ada di Arshy Allah swt. Sudah gugur.


Setelah itu malaikat maut mengambil daun itu dan selekasnya bikin persiapan salah satunya mulai mengawasi kita setiap waktu. Dan sesekali malaikat maut menunjukkan dianya pada orang yang bakal dicabut nyawanya berbentuk manusia, dan waktu itu juga orang itu akan terasa terkejud dan bingung saksikan malaikat maut.

Walau malaikat maut wujudnya hanya satu tetapi atas izin Allah swt, Dia bisa mencabut nyawa seseorang kurun waktu yang berbarengan.

2. 7 hari terlebih dulu kematian

Sinyal ini terlihat setelah masuk waktu asar, sinyal tanda kematian ini hanya diberikan Allah swt Pada orang yang diuji Allah dengan Sakit, biasanya orang yang tengah sakit tak berselera makan, mendadak ingin makan. Ini yaitu isyarat dari Allah bila kematian memang sungguh-sungguh telah dekat.

3. 3 hari terlebih dulu kematian

Disuatu waktu akan merasa denyutan didalam dahi kita, yaitu pada dahi kanan dan dahi kiri. Apabila sinyal tanda kematian ini dapat di rasa jadi sebaiknya berpuasalah kita kemudian. Supaya perut kita tak mempunyai kandungan banyak najis, dan ini akan memudahkan orang lain utk memandikan jasad kita.

Lalu juga mata hitam kita tak bersinar lagi, dan untuk orang yg sakit, hidungnya perlahan-lahan akan masuk dalam, ini dapat tampak jelas apabila dilihat dari segi badan kita. Telinga bakal layu dan berangsur-angsur masuk dalam.

Tapak kaki tegak berangsur-angsur lurus ke depan dan susah untuk ditegakkan lagi.

4. Sehari terlebih dulu kematian

Sinyal tanda kematian ini bisa berjalan setelah waktu ashar, kita bakal rasakan denyutan di bagian ubun-ubun, ini menyaratkan kita sudah tak pernah lagi saksikan waktu ashar di esok harinya.

5. Sinyal terakhir

Kita akan rasakan sejuk di bagian pusat, lalu turun ke pinggang dan selalu naik ke sisi halkum.

Pada sekarang ini baiknya kita sering beristighfar memohon ampun pada Allah, dan beberapa sering membaca syahadat. Mengatur hati, fokus fikiran kita hanya pada satu arah yaitu Allah swt.

Dengan hal tersebut mudah-mudahan dengan sedikit pengetahuan mendekati kematian, kita miliki kesiapan untuk menghadapinya.


CAR,FOREX,SEO,DOMAIN,HOSTING,HEALTH

Apakah Dibolehkan Seseorang Berwudhu Dalam Keadaan Tanpa Busana? BANTU SEBARKAN YA….



Kebersihan dan kesucian dalam kehidupan itu sangatlah penting, karena dgn hal itu dapat membuat tatanan ibadah menjadi lebih baik. Wudhu merupakan suatu rangkaian dari banyak manfaat yg harus dilakukan oleh setiap muslim dan muslimah dgn mengikuti aturan yg benar menurut syariat.

Seringkali banyak dari kita melakukan wudhu langsung setelah mandi dgn keadaan masih telanjang (tidak berpakaian) tanpa mengeringkan seluruh badan terlebih dahulu dengan alasan biar menghemat waktu dan efektifitas. Nah apakah seperti itu diperbolehkan jika berwudhu dalam keadaan telanjang bulat?

Menurut Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan jika seseorang yg melakukan wudhu sambil telanjang di kamar mandi dan tidak ada seorang pun bersamanya, hukumnya boleh dan wudhunya sah. Hanya saja, yg lebih afdhal dia tidak melakukan hal itu. Karena melepas pakaian tidak selayaknya dilakukan kecuali dalam keadaan dibutuhkan. Seperti ketika mandi.

Diriwayatkan dari Muawiyah bin Haidah radhiallahu ‘anhu, bahwa beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang auratnya, kapan wajib ditutup dan kapan boleh ditampakkan. Kemudian Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

احْفَظْ عَوْرَتَكَ إِلاّ مِنْ زَوْجَتِكَ أَوْ مما مَلَكَتْ يَمينُكَ

“Jaga auratmu, kecuali untuk istrimu atau budakmu.”

Orang itu bertanya lagi: Bagaimana jika seorang lelaki bersama lelaki yang lain?
Beliau menjawab:
إن اسْتَطَعْتَ أَنْ لاَ يَرَاهَا أَحَدٌ فَافْعَلْ
Jika engkau mampu agar auratmu tidak dilihat orang lain, lakukanlah!
Orang itu bertanya lagi: Ketika seseorang itu sendirian?
Beliau menjawab:
فَالله أَحقّ أَنْ يستحيا مِنْهُ
Allah lebih layak seseorang itu mallu kepada-Nya.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Turmudzi, Ibn Majah, dan dihasankan Al-Albani)
Disadur dari: Fatwa Syabakah islamiyah, no. 3762
Disadur dari: Fatwa Syabakah islamiyah, no. 3762
Hal yg sama juga difatwakan Komite Fatwa Arab Saudi. Ketika ditanya masalah wudhu dalam kondisi telanjang atau hanya memakai celana pendek, tim fatwa menjawab: Wudhunya sah, karena membuka aurat maupun hanya memakai celana pendek, tidaklah menghalangi sahnya wudhu. (Fatwa Lajnah Daimah, 5:235)


CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

INGIN MENCARI KESALAHAN ISLAM, MANTAN KETUA KEBAKTIAN KEBAKTIAN GEREJA INI MALAH MALAH MENDAPAT HIDAYAH...!! TOLONG SHARE YA ...



Melissa Oentoro, Mantan ketua kebaktian bahasa Inggris gereja Stella Maris yang juga merupakan mahasiswi Universitas Pelita Harapan di Lippo Karawaci ini mendapat petunjuk dan menerima hidayah Allah Ta'ala setelah mencari-cari kelemahan Islam

Selama 3 tahun Melissa berdialog dengan kita..

Awalnya dialog dilakukan Melissa justru untuk mencela Islam dan mencari kesalahan Islam, saat itu Melissa bertujuan untuk memurtadkan lawan dialognya.

Karena sudah lama diketahui oleh Melissa bahwa kelemahan umat muslim saat ini adalah Al-Islamu mahjuubun bil muslimin (kebenaran Islam tertutup oleh umat Islam sendiri).

Cahaya keindahan Islam tertutupi oleh perilaku buruk ummat Islam. Dan perilaku-perilaku itu sama sekali tidak mencerminkan ajaran Islam. Bukan bagian dari ajaran Islam.

Akan tetapi karena dari mulut mereka setiap saat mengaku bahwa mereka adalah umat Islam, maka wajar jika banyak orang menganggap seperti itulah ajaran Islam. Padahal itu bukan ajaran Islam.

Akibatnya, jika yang dilihat adalah perilaku sebagian umat Islam yang tidak terpuji itu, dan itu yang dijadikan timbangan, maka orang yang tidak mempelajari dan menggunakan akalnya akan antipati kepada Islam. Tak ayal, cahaya keindahan Islam tertutupi.

Awal Mula Titik Balik

Awal aku mengenal Islam bermula dari keinginan untuk mencari kelemahan agama ini kemudian mencelanya. Aku pun berdialog secara intens dengan para ikhwan. Tujuanku selain untuk mencela Islam adalah juga untuk memurtadkan orang yang kuajak dialog itu. Aku tahu bahwa Islam ini terlihat buruk karena umatnya sendiri, dan aku sedang berhadapan dengan sebagian dari mereka.

Tiga tahun aku membangun dialog dengan para ikhwan. Bukannya bisa mengajak mereka murtad, aku yang menjadi bimbang dengan agama yang selama ini kuyakini. Semakin isi Al Quran dijelaskan kepadaku, semakin aku tahu bahwa melihat ajaran jangan dari pemeluknya tapi dari sumbernya yaitu Al Quran.

Selama proses dialog itu, Allah memberi ‘teguran’ dan petunjuk dengan caraNya sendiri. Setiap malam selama satu bulan, aku selalu terbangun menjelang dini hari yaitu pukul 2.59. Aku merasa mendengar suara adzan dilantunkan. Pada kondisi inilah keteguhanku untuk memutuskan hal yang paling penting dalam hidup itu diuji.

Beberapa bulan kemudian, titik balik itu terjadi. Saat itu aku mengikuti dzikir akbar di Masjid Az-Zikra yang diasuh oleh Ustadz Arifin Ilham di Sentul
Bogor. Di situ aku melihat sendiri ternyata masih banyak umat Islam yang berusaha mencintai Allah dan menegakkan sunah-sunah Rasulullah untuk

menghidupkan kembali cahaya


Islam. Di majelis Az-Zikra ini aku seperti menemukan keluarga besar.


Keterangan gambar: Melissa Oentoro berkerudung merah

Setelah intens ikut di majelis Az-Zikra, aku pun memutuskan untuk bersyahadat dengan segala resikonya. Meskipun terjadi pertentangan baik dari dalam keluarga maupun dari luar yaitu teman-teman, aku harus siap menghadapinya. Hidayah ini terlalu mahal untuk kubiarkan berlalu begitu saja. Pada Ko Hanny Kristianto dan istrinya, aku mencurahkan seluruh isi hati tentang kesalahan dan kekhilafan masa lalu. Aku sungguh bertaubat dan ingin menjadi muslimah yang taat.
 ...Bila menikah itu hanya semata karena Allah, maka poligami yang katanya menyakiti perempuan itu pun jadi terasa indah...
Aku ingin menjadi hamba Allah dan meraih cintaNya saja. Itu semua hanya bisa kuraih dengan tauhid dan menjankan syariatNya. Bahkan dengan hukum poligami yang sering menjadi cemoohan orang itu pun, aku bisa menerima. Karena bila menikah itu hanya semata karena Allah, maka poligami yang katanya menyakiti perempuan itu pun jadi terasa indah. Masya Allah.

Dari Melissa Oentoro Menjadi Fitrya Zuhdah

Pada hari yang telah disepakati, aku pun berikrar syahadat. Disaksikan oleh puluhan ribu kaum muslimin dan ayah tercinta, aku pun bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Seiring dengan keislamanku ini, kutinggalkan semua fasilitas mewah dan kenyamanan dunia yang selama ini kuperoleh. Mahabenar Allah dengan segala janjinya karena tak lama setelah aku bersyahadat, Allah menggantinya dengan kesempatan bisa melaksanakan umrah gratis.



Ustadz Arifin Ilham pun memberiku nama baru yaitu Fitrya Zuhdah. Dengan  nama baru ini ada harapan tersemat agar aku menjadi muslimah yang kaafah dan istiqomah untuk membawa keindahan Islam dalam kehidupan. Saat ini aku dibina dan dibimbing oleh saudara-saudara seiman yaitu ukhti Nanda Putri, Siti Malikah Feer, dan Devia Sherly untuk belajar tauhid di pondok pesantren Daarut Tauhiid. Doakan aku ya agar selalu istiqomah di jalan kebenaran ini yaitu Al-Islam. Allahu Akbar!

sumber:http://www.pusatmedia-news.com/




CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

Subhanallah, Tidak Punya Uang, Mahasiswi ini Menahan Lapar Dengan Membaca Qur'an.Tolong Bantu Sebarkan Ya.

Mahasiswi%2Bini%2BMenahan%2BLapar%2Bdengan%2BBaca%2BQuran




Tidak Punya Uang, Mahasiswi ini Menahan Lapar dengan Baca Qur'an. Untuk mencapai sebuah kesuksesan tentu saja dibutuhkan pengorbanan. Itulah sebuah pelajaran yang bisa kita petik dari sosok Mahasiswa yang bernama Nur asal Sabah.

Ya, Sarjana psikologi Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) ini hidup memprihatinkan selama ia menuntut ilmu, Wanita ini melalui hari-harinya dengan kelaparan.


Akibat saya kurang makan, usus saya rusak, terus saya muntah darah, Ungkap Nur sebagaimana yang telah dikutip Dream dari laman The Malaymail Online, pada Selasa 3 Mei 2016.

Nur memang pernah berobat. dokterpun memperingatkan Nur untuk makan dengan teratur, Jika tidak melakukannya, maka penyakit kanker akan menyerang ususnya.

Tapi apa boleh buat, saya tidak bisa berbuat apa-apa karena saya tidak punya uang, Ungkap Nur. Jalan Nur untuk sukses memang sangatlah berat, dia tidak mengharapakan kiriman dari rumah, karena Kehidupan orang tuanya

kembang-kempis.

Ibu Nurhanyalah tukang jahit, Sedangkan Ayah Nur seorang nelayan yang tidak bisa lagi melaut karena kaki dan tangannya sudah lumpuh. Tidak ada pilihan lain selain Nur ngirit, menahan lapar meskipun perut sakit. Pinjaman biaya pendidikan Nur sebesar RM 3.000 atau sekitar Rp 9,5 juta perr semester langsung ludes untuk membayar iuran dan biaya kuliah. Hanya tersisa RM 150 atau sekitar Rp 500 ribu saja.

Dalam keprihatinan tersebut Nur mencoba untuk menenangkan diri, hanya kepada Allah dia lari bersandarkan diri dengan pasrah. Setiap hari Nur datang ke mesjid untuk membaca Alquran, Biarkan saya tidak makan asalkan saya bisa mendekatkan diri dengan Allah, Ucap Nur.

Ya, apa yang telah dilakukan oleh Nur itu semata hanya untuk menguatkan diri kepada Allah dalam setiap kesempitan untuk menuju ke jalan keberhasilan. Saya pernah berniat untuk berhenti belajar dan ingin mencari pekerjaan untuk membantu ayah dan ibu, Ungkap Nur..






CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

Baca Wirid Ini 100 Kali, Maka 100 Kebaikan Akan Kau Raih dan 100 Kesalahan Akan Diampuni

 

Islam adalah agama yang penuh kasih sayang dan tidak memberatkan umatnya. Bayangkan, hanya dengan membaca suatu wirid tertentu sebanyak seratus kali setiap hari, maka Rasulullah menjanjikan setidaknya empat manfaat. Wirid tersebut berbunyi sebagai berikut:

 لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Tidak ada Tuhan kecuali Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segenap kerajaan dan miliknya segenap puji-pujian. Dan Dia atas segala sesuatu Maha Berkuasa.”

Dalam sebuah hadits beliau menjanjikan empat manfaat yang akan diraih oleh seorang muslim sepanjang hari jika ia selalu langgeng membaca lafadz tersebut sebanyak seratus kali.

Pertama, Nabi Muhammad shallallahu ’alaih wa sallam mengatakan bahwa muslim tersebut seolah telah memerdekakan sepuluh budak. Subhaanallah. Islam sangat menghargai orang yang memerdekakan budak. Berarti ia telah memberikan kesempatan bagi manusia tersebut untuk menjalani kehidupan yang lebih terhormat sebagai orang merdeka. Kedudukannya telah diangkat dari tempat yang semula rendah dan hina menjadi tinggi dan mulia. Pantas bilamana salah satu misi Islam yang dijelaskan oleh Rib’i bin Amer kepada Panglima Persia berbunyi:

ابتعثنا الله لنخرج الناس من عبادة العباد لعبادة الله وحده

“Kami diutus Allah untuk mengeluarkan manusia dari penghambaan sesama hamba untuk menghamba kepada Allah semata”

Kedua, Allah mencatat bahwa ia telah memperoleh seratus kebaikan. Pada hari berbangkit manusia sangat berharap bahwa dirinya memiliki kebaikan yang banyak untuk memberatkan timbangan neraca mizannya. Ia sangat khawatir jika ia mendapati bahwa timbangan keburukannya lebih berat daripada timbangan kebaikannya. Sebab setiap amal ada ganjarannya dari Allah subhaanahu wa ta’aala. Kebaikan diberi hadiah sedangkan keburukan diberi hukuman.

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

”Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” (QS Az Zalzalah 7-8)

Ketiga, Allah hapuskan seratus kesalahan yang telah dilakukannya. Subhaanallah. Tidak ada manusia yang bersih dari kesalahan. Setiap hari ada saja kesalahan yang manusia lakukan. Berarti wirid ini sangat penting untuk menghapus berbagai kesalahan yang sadar maupun tidak sadar kita lakukan.

Keempat, Allah janjikan akan membentengi seseorang dari gangguan syaithan selama sehari-semalam. Padahal syaithan telah berbulat tekad untuk menyesatkan manusia dari jalan yang lurus. Berarti dengan wirid ini seseorang akan memperoleh perlindungan khusus setidaknya selama satu hari dari tipu daya syaithan.

Selengkapnya hadits tersebut berbunyi sebagai berikut:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ وَكُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنْ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ

Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membaca,

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Tidak ada Tuhan kecuali Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segenap kerajaan dan miliknya segenap puji-pujian. Dan Dia atas segala sesuatu Maha Berkuasa.” sebanyak seratus kali dalam sehari, maka hal itu setara dengan memerdekakan sepuluh budak, dan dituliskan untuknya seratus kebaikan serta dihapuskan beginya seratus kesalahan lalu ia memperoleh perlindungan dari syaithan pada hari tersebut sampai sore hari dan tidak seorangpun yang bisa menandinginya kecuali orang yang beramal melebihi daripada itu.” (HR Bukhari)

Raih amal shaleh, Bagikan info ini.. [kabarmakkah]


CAR,HOME,DESIGN,HEALTH,FOREX,LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,SEO

Inilah Alasan Kenapa Wajah Nabi Muhammad Tidak Boleh Dilukis...??? Bacalah Penjelasannya....

SUBHANALLAH!! INILAH PESAN RASULULLAH AGAR IBADAH SALAT DITERIMA ALLAH. BANTU BAGIKAN YA.




Urusan diterima atau tidaknya salat seseorang tentu menjadi hak Prerogatif Allah SWT. Manusia tidak dapat mengetahui dengan pasti apakah ibadah salat yang sudah dilakukan mendapat pahala atau tidak.

Namun begitulah iman, meski dengan ketidaktahuan diterima atau ditolak, umat Islam tetap rutin menjalankan ibadah wajib ini. Akan tetapi Nabi Muhammad SAW tidak membiarkan salat umatnya sia-sia.


Beliau memberikan tuntunan bagaimana menjalankan salat agar diterima Allah SWT. Ternyata ada tiga hal yang harus benar-benar dijaga umat Islam agar salat tidak sia-sia. Apa saja? Berikut ringkasannya.

“Shalat itu dibagi menjadi tiga pertiga, bersuci sepertiganya, rukuk itu sepertiganya, dan sujud itu sepertiganya. Barang siapa menunaikan shalatnya dengan sepenuhnya haknya maka diterimalah shalatnya dan diterima pula segala amalan-amalannya dan barangsiapa yang ditolak shalatnya, maka ditolak pula seluruh amalan-amalan lain” (HR Bazzaar dari Abu Hurairah ra.)


Berdasarkan  Buku Mengungkap
Rahasia Shalat Para Nabi, Hadist di atas menjelaskan bahwa salat itu terdiri dari tiga amalan pokok. Tiga amalan tersebut adalah Thaharah (bersuci), rukuk dan sujud.

Orang yang memperoleh kemenangan adalah mereka yang mampu menjalankan ibadah ini dengan khusuk. Khusuk dalam salat adalah dengan menyempurnakan ketiga amalan pokok tersebut. Bagaimana bisa menjalankan ketiga amalan pokok ini?


Pertama adalah menyempurnakan gerakan rukun-rukunnya, seperti berdiri, rukuk dan sujud. Seluruh hatinya terfokus untuk menjaga hak-hak salat dan menyadari bahwa diri memang tengah melaksanakan salat.
Memelihaa diri dari perbuatan yang tidak disukai diantaranya terburu-buru, sujud dan rukuk sekilas-sekilas saja, serta memain-mainkan tangan.
Ketiga adalah melaksanakan salat dengan penuh kekhusukan, yakni memiliki rasa takut kepada Allah, menghadirkan keikhalasan hati, dan melakukannya hanya niat karena Allah semata.

Semoga informasi ini menambah keimanan dan ketaqwaan anda semua. Terimakasih sudah membaca.

SUMBER : http://www.infoyunik.com/2016/04/pesan-rasulullah-agar-ibadah-salat.html



CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

Monday, May 9, 2016

SUBHANALLAH!! Nenek Non-Muslim Ini Rawat Cucunya Cara Islam Bahkan Memukulnya Jika Tidak Sholat,

Tan Guan Neo. Dia memang bukan Muslim. Tapi lihatlah apa yang dilakukan nenek 71 tahun ini. Dia rela merawat cucu Muslimnya, Fahira Nabilah Isham, dengan pendidikan Islam.

Nenek yang karib disapa Popo ini merawat Fahira sejak usia 4 bulan. Setelah kedua orangtua Fahira -yang juga anak serta menantu Popo- sakit-sakitan. Dia merawat cucunya itu dengan pendidikan Islam sampai kini berusia 20 tahun.



"Nabi Muhammad siapa yang jaga? Saudara bapak dia bukan Islam, jadi apa salahnya saya jaga darah daging sendiri," kata Popo, dikutip dari Sinar Online.

Popo merawat Fahira sebagi seorang Islam kerana menghormati agama yang dianut cucu dan tiga anaknya yang lain. Dia merawat sang cucu di rumah yang terletak di Taman Merdeka, Batu Berendam, Melaka, Malaysia.

"Disebabkan ibu dan bapak Fahira tidak sehat, saya ambil dan jaga Fahira saat dia umur empat bulan, sementara dua lagi adik lelaki Fahira sekarang berumur 11 dan 18 tahun dijaga oleh besan saya di Jasin." Sebelum memutuskan untuk merawat Fahira, Popo bertanya kepada anak sulungnya, Faridah Nurul Ain (51), tentang apa yang dibolehkan dan tidak dalam Islam. Dia bertanya detail, hingga cara mengepel lantai.


"Ada juga pinggan mangkuk dan cawan yang dibuang dan sejak itu juga saya dan suami sudah tak pelihara anjing," kata Popo yang kehilangan suami dua tahun silam.

Popo mengaku telah mengajar Fahira untuk berpuasa sejak berumur 5 tahun. Dia tak ingin cucu kesayangan itu sekadar tahu Islam, tapi ingin Fahira benar-benar mempraktikkan Islam yang baik dan benar.

"Saya sendiri antar dia sekolah agama, antar dia mengaji walaupun hujan, dan saya pukul dia kalau tak sholat saat kecil dulu, sebab saya mau dia kenal agamanya dan hidup dengan beragama," ujar Popo.

"Saya mau dia sukses, ada pendidikan dan saya bersyukur Fahira sudah khatam tiga kali, bisa sembahyang dan baca Quran selain sekarang ini belajar jurusan Sains Komputer di Universiti Teknologi Mara (UiTM) Jasin," tambah dia.

Popo selalu berdoa, apabila dirinya sudah wafat kelak, Fahira sudah mendapatkan suami yang baik. Bisa menjadi pembimbing dan tempat bergantung bagi Fahira. "Karana bapaknya sudah meninggal dunia dan ibunya pula sakit," katanya. [drm]




CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

SUBHANALLAH... INILAH 13 CIRI-CIRI AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH,,, (( SAHRE ))

Didalam hadits telah disebutkan bahwa umat islam akan terpecah kepada 73 golongan , namun hanya 1 golongan saja yang masuk syurga yaitu ahlus sunnah wal jama`ah , timbul pertanyaan dalam diri kita masing - masing , apakah saya sudah termasuk dalam golongan tersebut ? Untuk menentukan termasuk atau tidak silahkan simak baik - baik kriteria / ciri - ciri Ahlus sunnah Wal Jamaah seperti yang sudah diterangkan oleh Imam Ghazali di dalam kitab beliau Ihya Ulumuddin dan kitab yang lainnya :


13 Ciri - ciri Ahlus sunnah wal jama`ah

1. Mengenai ketuhanan :

  • Meyakini yakni Allah merupakan tuhan yang esa yang berhak disembah dengan seluruh sifat kesempurnaan-Nya yang tiada serupa oleh makhluk.
  • Zat Allah bisa diamati melalui mata kepala, dan orang-orang mukmin maka akan melihat-Nya di dalam surga kelak.
  • Segala sesuatu yang berlaku adalah atas kehendak-Nya akan tetapi untuk makhluk terdapat ikhtiyari.
  • Menolak faham Tasybih (penyerupaan) Allah dengan makhluk.
  • Menolak faham Jabariyah (segala sesuatu atas kehendak Allah tanpa ikhtiayri dari makhluk)
  • Menolak faham Qadariyah (segala sesuatu atas kehendak makhluk tanpa taqdir dari Allah)
2. Mengenai malaikat:

  • Malaikat itu nyata ada serta totalnya gak terhingga. Tiap malaikat mempunyai tugasnya masing-masing, mereka selalu taat pada perintah Allah.
  • Ummat islam semata-mata diwajibkan mengenal 10 nama malaikat yang utama yang memiliki tugasnya masing-masing.
  • Sehubungan oleh keimanan terhadap adanya malaikat, ummat islam pula diwajibkan meyakini adanya jin, iblis serta syaithan.
3. Mengenai kerasulan:

  • Meyakini bahwa seluruh Rasul merupakan utusan-Nya yang diberikan mu`jizat untuk mereka sebagi tanda kebenaran mereka.
  • Rasulullah SAW penutup seluruh Nabi serta Rasul yang diutus untuk bangsa arab serta bangsa yang lainnya, kepada manusia dan jin.
  • Mencintai semua shahabat Rasulullah
  • Meyakini bahwa shahabat yang sangat mulia ialah Sayidina Abu Bakar ash-Shiddiq kemudian Sayidina Umar kemudian Saiydina Utsman kemudian Saidina Ali Radhiyallahu ‘anhum.
  • Menjauhi mendiskusikan perkara permusuhan sesama sahabat kecuali buat menerangkan kebenaran dan bagaimana kaum muslimin menyikapinya.
  • Meyakini Ibunda serta Ayahanda Rasulullah masuk surga berlandaskan firman Allah QS. Al-Isra’ ayat 15 :

وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولًا

    “dan Kami tidak akan meng’azab sebelum Kami mengutus seorang rasul.” (QS. Al-Isra` : 15)

Kedua orang tua Nabi wafat di zaman fatharah (kekosongan dari seorang Nabi/Rasul). pertanda keduanya dinyatakan selamat. Imam Fakhrurrozi menyatakan yakni seluruh orang tua para Nabi muslim.

    Melalui dasar Al-Qur’an surat As-Syu’ara’ : 218-219 :

الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ * وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

    Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang), dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.

    Sebagian Ulama’ menafsiri ayat di atas yakni cahaya Nabi berpindah melalui orang yang ahli sujud (muslim) ke orang yang ahli sujud yang lainnya. Adapun Azar yang secara terang mati kafir, sebagian ulama’ menyatakan tidaklah bapak Nabi Ibrahim yang sesungguhnya akan tetapi dia merupakan bapak asuhnya serta juga pamannya.

    Terang sekali Rasulullah menyatakan yakni kakek serta nenek moyang beliau merupakan orang-orang yang suci tidak merupakan orang-orang musyrik dikarenakan mereka dinyatakan najis di dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman pada surat At Taubah ayat 28:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ

    “Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis”

4. Mengenai kitab:

  • Al quran, Taurat, Injil, Zabur merupakan kitab-kitab yang diturunkan untuk Rasul-Nya yang menjadi pedoman buat ummat.
  • Al Quran merupakan kalam Allah dan tidak merupakan makhluk dan tidak merupakan sifat bagi makhluk.

Mengenai ayat mutasyabihat, di dalam Ahlussunnah muncul 2 pandangan para ulama:
        Ulama salaf (ulama yang hidup pada masa sebelum 500 tahun hijryah) lebih menentukan tafwidh (menyerahkan pada Allah) sesudah Takwil Ijmali (umum/global) ataupun diketahui pula melalui istilah tafwidh ma’a tanzih yaitu memalingkan lafahd dari arti dhahirnya sesudah itu menyerahkan maksud dari kalimat tasybih itu kepada Allah.

        Ulama khalaf (Ulama yang hidup pada masa sesudah 500 Hijriyah) lebih menentukan ta`wil yaitu menghamal arti kalimat dengan sebalik arti dhahirnya dengan menyatakan serta memastikan arti yang dimaksudkan melalui kalimat tersebut.

    Di dalam memastikan langkahnya, Ulama Salaf serta Ulama Khalaf sama-sama berpegang dalam surat: Ali Imran ayat: 7

    هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آَيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ

    Maksudnya : “Dia-lah yang menurunkan al-Kitab (al-quran) kepada kamu, di antara (isi) nya ada ayat-ayat muhkamat (jelas maksudnya) itulah pokok-pokok isi al-Quran dan yang lain (ayat-ayat) mutasyabihat (tidak difahami maksudnya). Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti ayat-ayat yang mutasyabihat dari padanya untuk menimbulkan fitnah (karena mereka tidak menyadari telah terjerumus dalam ayat mutasyabihat) dan untuk mencari-cari penafsirannya,”

    [a]. dan tidak ada yang memahami takwilnya melainkan allah dan orang-orang yang mendalam ilmunya. Mereka berkata : "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, keseluruhannya itu dari sisi tuhan kami" dan tidak sanggup mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal. (QS: Ali Imran. 7)

    [b].dan tidak ada yang mengerti takwilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata : "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi tuhan kami" dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal. (QS: Ali Imran. 7)

    • Ulama Khalaf berpendapat yakni kalimat  الرَّاسِخُونَ  di’athafkan pada lafadh اللَّهُ dan jumlah يَقُولُونَ آَمَنَّا  ialah jumlah musta`nafah (permulaan baru) untuk bayan (menerangkan) sebab iltimas takwil. Terjemahan [a] adalah terjemahan berlandaskan pendapat Ulama Khalaf.
    • Ulama Salaf berpendapat yakni kalimat  الرَّاسِخُونَ  ialah isti`naf. Terjemahan [b] adalah terjemahan berlandaskan pendapat Ulama Salaf.

5. Mengenai kiamat:

  • Kiamat pasti berlaku, tiada keraguan sedikit pun.
  • Meyakini adanya azab kubur.
  • Kebangkitan merupakan perkara yang pasti.
  • Surga merupakan satu tempat yang dipersiapkan buat hamba yang dicintai-Nya.
  • Neraka dipersiapkan buat orang-orang yang ingkar kepada-Nya.
  • Meyakini adanya hisab (hari perhitungan amalan).
  • Meyakini adanya tempat pemberhentian hamba sesudah bangkit dari kubur.
  • Meyakini adanya Syafaat Rasulullah, ulama, syuhada serta orang-orang mukmin lainnya berdasarkan kadar masing-masing.

6. Kewajiban ta`at kepada-Nya terhadap hamba-Nya ialah didapatkan lewat lisan Rasul-Nya bukan dengan akal.

7. Tidak mengatakan seseorang ahli tauhid dan beriman sudah pasti masuk surga atau neraka kecuali orang-orang yang sudah mendapatkan pengakuan dari Rasulullah bahwa ia masuk surga.

8. Tidak mengada-ngadakan sesuatu di dalam agama kecuali atas izin Allah.

9. Tidak menisbahkan untuk Allah sesuatu yang tidak diketahui.

10. Meyakini bahwa shadaqah serta doa untuk orang mati berguna dan Allah memberikan manfaat untuk mayat melalui shadaqah dan doa tersebut.

11. Meyakini adanya karamah orang-orang shaleh

12. Tidak mengkafirkan seorangpun dari ahli kiblat dengan sebab dosa yang mereka perbuat semacam zina, mencuri, minum khamar dll.

13. Perkara sifat dua puluh. Para ulama’ Ahl al-Sunnah Wa al-Jama`ah sesungguhnya tidak membataskan sifat-sifat kesempurnaan Allah semata-mata pada 20 sifat saja. Terlebih-lebih seluruh sifat kesempurnaan yang layak bagi keagungan Allah, sudah pasti Allah wajib mempunyai sekian sifat itu, sehingga sifat-sifat kamalat (kesempurnaan dan keagungan) Allah itu sesungguhnya tidak terbatas pada sembilan puluh sembilan saja. 

 CAR,FOREX,SEO,DOMAIN,HOSTING,HEALTH

Inilah yang harus dilakukan istri Kepada suami agar mendpat pahala-pahala besar, Bantu Share Ya,

Sungguh bahagia pasangan yang sudah mengikat janji suci dalam mahligai pernikahan. Selain bernillai ibadah, Islam juga sangat menjunjung tinggi pahala bagi mereka yang sudah menikah. Terlebih lagi bagi mereka yang menjalani hubungan berlandaskan syariat.

Banyak hal yang dilakukan pasangan suami istri untuk mewujudkan keluarga yang senantiasa berada di jalan Allah. Mulai dari beribadah bersama, mendidik buah hati mereka menjadi anak yang beriman, dan lain sebagainya. 

Namun ternyata, selain melaksanakan hal tersebut ada perbuatan-perbuatan sepele yang mungkin jarang dilakukan oleh suami dan istri namun memiliki keistimewaan di mata Allah SWT. Perbuatan seperti apakah itu? Berikut ulasan selengkapnya. 

1. Saling Memandang
Hal sepele pertama yang ternyata memiliki nilai besar di mata Allah SWT adalah ketika suami dan istri saling memandang. Mungkin hal ini terkesan remeh dan sepele, sehingga banyak orang yang merasa tidak perlu untuk melakukannnya. Bahkan setelah menikah, mereka jadi kikuk untuk melakukan hal tersebut terhadap pasangannya. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan istrinya memperhatikan suaminya,” kata Nabi Saw. menjelaskan, “maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan perhatian penuh rahmat.” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a.)

2. Bergenggaman Tangan
Mungkin banyak pasangan yang enggan untuk menggenggam satu sama lainn ketika berjalan ataupun berada di dalam rumah. Padahal jika diketahui, ada pahala luar biasa dari Allah SWT. Ternyata menggenggam tangan pasangan bisa menghapuskan dosa. Pernyataan ini sesuai dengan Sabda Rasulullah SAW.

“…Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami-istri itu dari sela-sela jari-jema-rinya.” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a.) 3. Membelai Istri
Selain menggenggam tangan satu sama lain, ternyata tindakan sepele yang mendatangkan pahala dari Allah SWT adalah membelai istri. Hal ini kerap kali dilakukan oleh Rasulullah SAW kepada istrinya. Beliau senantiasa memberikan hak istri yakni untuk diperhatikan dan dimanja dengan belaian kasih sayang.

“Rasululloh SAW biasa setiap hari tidak melupakan untuk mengunjungi kami (para istrinya) seorang demi seorang. Beliau menghampirinya dan membelainya, sekalipun tidak mencampurinya, sehingga sampai ke tempat istri yang tiba gilirannya, lalu bermalam di situ.” (HR. Abu Dawud)

4. Membantu Pekerjaan Istri di Rumah
Hal sepele selanjutnya yang mendatangkan pahala dari Allah SWT adalah dengan membantu pekerjaan istri di rumah. Mungkin banyak suami yang enggan dan gengsi melakukan tindakan ini karena menganggap semua itu merupakan kewajiban istri saja. Namun sebenarnya membantu pekerjaan istri di rumah itu merupakan salah satu sunah Rasulullah..

Al-Aswad bin Yazid bertanya kepada Aisyah, “Apa yang biasa dilakukan Nabi s.a.w. di dalam rumah?” Aisyah menjawab, “Beliau biasa membantu pekerjaan istrinya. Bila tiba waktu shalat, beliau pun keluar untuk mengerjakan shalat”. [H.R. Bukhari]

5. Bercanda Antar Pasutri dan Anak
Hal terakhir yang mendatangkan pahala dari Allah SWT namun dianggap sepele oleh pasangan suami istri adalah bercanda antar pasangan dan anak mereka. Mungkin ada orangtua yang selalu memang tampang sangar di depan pasangan masing-masing dan buah hatinya. Namun, mulai sekarang hindarilah hal tersebut dan tertawalah bersama karena hal ini tidak dihitung sebagai kesia-siaan. 

”Segala sesuatu yang dijadikan permainan oleh anak Adam adalah bathil, kecuali tiga perkara, melepaskan panah dari busurnya, latihan berkuda, dan senda gurau (mula’abah) bersama keluarganya, karena itu adalah hak bagi mereka.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Kabir , Silsilah As-Shahihah no. 309) (8/7).

Demikianlah ulasan mengenai perbuatan-perbuatan sepele suami istri yang mendatangkan pahala besar dari Allah SWT bahkan menjadi sunnah Rasulullah SAW. Setelah mengetahui hal ini mungkin akan banyak pasangan suami istri yang mempraktekkan di rumah agar rumah tangga mereka semakin harmonis.



CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO