Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Sunday, May 15, 2016

Subhanallah, Tetap Gigih Mengajar Meskipun Tanpa Lengan



Keterbatasan fisik bagi sebagian orang mungkin sebuah masalah dan menjadi aib yang semakin melemahkan diri. Namun tidak dengan pak Untung, meskipun tanpa lengan, ia tetap gigih dalam mengajar.

Pak Untung, yang kesehariannya menjadi seorang Guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Sumenep, Madura, Jawa Timur ini menunjukkan bagaimana dengan keterbatasan fisik yang ia alami tetap mampu menjadi seorang yang optimis dan giat seperti orang normal lainnya.

Kerja keras dan perjuangannya menjadi seorang guru profesional dibuktikan dengan kemampuan kaki nya yang bisa menggantikan tangannya. Tidak kalah dengan orang normal lainnya, jemari kaki Pak Untung dengan lihai menuliskan lafal ayat-ayat Al Quran di papan tulis untuk anak didiknya, bahkan ia pun tidak canggung menggunakan perangkat laptop untuk mendukung pekerjaanya sebagai seorang Guru.

Selama 22 tahun sudah Pak Untung mengabdi sebagai tenaga pendidik honorer dan Ia hanya mendapat gaji rata-rata Rp 300 ribu. Perhatian yang kurang dari pemerintah tidak membuatnya harus berkeluh-kesah. Pak Untung memilih untuk tetap semangat menjalani hidup demi menghidupi istri dan dua anaknya. Ia pun berternak ayam di rumahnya sembari membuka pengajian dengan jumlah murid mencapai 120 orang pada saat sore harinya.

Pernah suatu ketika ada yang bertanya kepada Pak Untung mengenai gaji yang ia dapatkan dari mengajar. Apakah cukup dengan gaji sebesar itu untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Beliau menjawab bahwa ia sudah mengikhlaskan dirinya untuk dunia Pendidikan. Pengabdiannya untuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah ia jadikan sebagai ladang amal yang kelak akan beliau ambil di akhirat.

Keinginan mengabdikan diri dalam pendidikan dengan kekurangan yang beliau miliki tentu merupakan pelajaran yang luar biasa bagi kita orang normal dengan fisik yang lengkap. Gaji yang tidak seberapa tidak membuat Pak Untung mengurungkan niat untuk mencerdaskan generasi bangsa. Beliau bahkan tidak lagi menghitung berapa besar gaji yang ia peroleh, namun justru mengikhlaskan dirinya untuk dunia pendidikan.

Pak Untung hanyalah satu dari contoh teladan yang kini semakin jarang kita temukan. Semoga spirit perjuangan Pak Untung menjadi semangat bagi siapapun untuk terlibat menjadi bagian Pendidikan. 

CAR,FOREX,DOMAIN,SEO,HEALTH,HOME DESAIN

ALHAMDULILLAH...Pria Ini Mampu Menghafal 30 Juz Alquran dalam 14 Hari, Ternyata Ini Rahasianya

T Akbar Maulana

Di depan ustad yang menjadi pembimbingnya dalam Program 30 Hari menghafal Alquran, yang dihelat di Bangka Belitung pada Juni lalu, T Akbar Maulana, menelepon sang ibu di Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya). Ia memperdengarkan hafalan terakhir yang menasbihkannya sebagai khatmil (telah menamatkan bacaan Alquran). Sementara dari kejauhan, sang ibu dan ayahnya terdengar menyambutnya dengan penuh haru sambil bersujud syukur.

Prestasi gemiliang dan luar biasa itu dicapai Akbar tepat di usianya yang ke-17 tahun. “Saya mengikuti program menghafal Alquran dalam 30 hari untuk mengisi masa libur. Namun karena terlebih dulu harus mengikuti ujian, maka saya terlambat seminggu. Alhamdulilah saya bisa mengejar ketertinggalan dan akhirnya bisa hafal Quran dalam 14 hari,” terang Akbar didampingi keluarganya saat berkunjung ke kantor Harian Serambi Indonesia Banda Aceh, Sabtu (25/7).

Teknik menghafal

Anak ke-2 dari tiga bersaudara pasangan T Djusri dan Rina S ini tercatat sebagai siswa kelas 3 di International Anatolian Imam Khatip High School Kayseri-Turkey. Mengikuti pendidikan setara SMA dan terpilih sebagai penerima beasiswa pemerintah Turki. Ia bersyukur dan tak mau takabur bahwa di usianya yang masih muda belia sudah bisa menghafal 30 juzz Alquran.

Alumnus Pesantren modern Darul Ulum, Jambo Tape, Banda Aceh itu mengaku kunci dari menghafal Quran adalah adanya niat yang lurus, doa yang tulus, dan usaha yang serius. “Sedangkan tekniknya yaitu hafal dulu, hafal lagi, dan hafal terus. Sebuah teknik sederhana yang tak sesederhana praktiknya.

Tiga pekan yang dihabiskan selama di Bangka Belitung menorehkan pengalaman tak terlupakan bagi diri Akbar. Ia adalah angkatan ke-3 yang mengikuti program besutan “Sabahat Quran” yang diikuti 46 peserta se-Indonesia. Sebelumnya program yang digelar setahun dua kali itu dihelat di Bali dan Bandung. Pemilihan tempat juga bukan tanpa alasan. Panorama alam yang indah lagi asri serta tentunya jauh dari hiruk pikuk kota membuat Akbar lebih mudah dalam menghafal. Atmosfir itu sengaja diciptakan agar para calon hafiz merasa santai dan tak terbeban. “Keseringan menghafalnya di alam terbuka. Bisa di ayunan atau sambil dayung perahu di danau. Diselingi sama olahraga dan istirahat juga pastinya,” cerita Akbar.

Dengan bersemangat bintang utama film dokumenter Selfie Jihad besutan sebuah rumah produksi di Jakarta ini membeberkan ritual dirinya selama menjalani program tersebut. Ia memulai hari dengan bangun dini hari pukul 03.30 WIB. Aktivitas dimulai dengan shalat Tahajud yang dilanjutkan dengan mengaji, shalat Subuh, dan baru kemudian mulai menghafal Quran.

Untuk menjaga stamina, Akbar juga kerab berolahraga dan tak lupa makan dan istirahat yang cukup. Kegiatan menghafal kembali dilanjutkan pada pukul 13.00-17.00 WIB. Istirahat sejenak dan lanjut lagi pukul 19.00-23.00 WIB. Ia biasa melahap hafalan 3-5 halaman setiap harinya.

“Selama di Bangka Belitung saya menghafal hingga 15 jam setiap harinya. Sebelum masuk program ini, saya sudah hafal 7 juz. Hanya saja waktu ikut program itu memang lebih fokus karena banyak waktu dan sering dikasih motivasi dan muhasabah juga biar semangat,” tutur Akbar.

Ia juga membeberkan metode lainnya jika ingin menjadi hafiz, di antaranya menghafal cara ustmani, cara menulis, cara per baris, cara per 5 halaman, dan lain sebagainya. Intinya Akbar menegaskan, segala pekerjaan diawali dengan niat. Kegiatan menghafal dimulai dengan membaca, menghafal, dan bukan sekedar menghafal melainkan diresapi dengan hati.

Akbar yang bercita-cita menjadi ustad yang multitalenta ini mempunyai motto: enjoying your self with serious moving. Tak heran jika ia telah menorehkan segudang prestasi, baik di tingkat lokal hingga Asia. Sebagai jebolan pesantren modern kesohor di Aceh yang kini menimba ilmu di Turki, Akbar menguasai tak kurang dari lima bahasa, yaitu bahasa Aneuk Jamee sebagai bahasa ibu, bahasa Indonesia, Inggris, Turki, dan mengerti bahasa Thailand.

Mengulang hafalan

Akbar mengakui untuk mengulang hafalan (murajaah) lebih sulit dari pada saat menghafal. Namun ia sudah bertekad menjaga hafalannya hingga nyawa terpisah dari raga. Untuk itu ia punya trik tersendiri yaitu mengulang hafalan per harinya satu juzz. Ritual itu biasanya dilakoni selama satu jam pada seperti malam atau menjelang subuh serta satu jam menjelang tidur. Menurutnya itulah waktu yang tepat untuk menghafal.

Selain itu ia menyarankan agar tak bergonta ganti Alquran lantaran otak manusia dirancang untuk merekam, termasuk merekam peletakan ayat. Bisa juga menggabungkan beberapa metode sekaligus yaitu 30 persen menghafal dengan suara, 40 persen menghafal dalam hati, dan 30 persen menghafal dengan mendengar (audio) yang dilantunkan oleh Syeikh. Yang terakhir disebutkan sekaligus untuk mengoreksi jika ada bacaan yang salah.

Hafiz muda itu meminta doa agar dirinya tetap istiqamah dan tidak takabur. Ibunya, Rina S menjadi “madrasah” pertama Akbar sebelum dirinya mengenyam pendidikan di luar. Meskipun bukan terlahir dari keluarga hafiz-hafizah, namun kedua orang tuanya yang sama-sama berprofesi sebagai guru, menanamkan pendidikan berkarakter sedari kecil.

CAR,FOREX,DOMAIN,SEO,HEALTH,HOME DESAIN

bu Bapak Tolong Terapakan Ini Kepada Putra Dan Putri Kecil Anda,!! Inilah TIPS dan TRIK Mudah Menghafal Qur'an Dengan Metode 20x20 (( Tolong Di Bagikan SEMOGA Bermanfaat ))


Ahmad, seorang santri Darul Ilmi Cendekia penasaran dengan jumlah juzu’ yang dihafalkan rekannya. Alih-alih menjawab pertanyaan itu, sang hafidz cuma berkata, “Ini privasi, ” katanya sambil tersenyum.

Tetapi rasa ingin tahu Ahmadd menyeretnya pada sebuah peristiwa haru, waktu ia memperoleh info dari kawannya kalau sang hafidz telah hafal 30 juz. Tabaarakallah, sungguh tawadhu saudara kita yang baru berusia 20 th. (th. 2011) ini. Entah dari usia berapa dia hafal Al-Qur’an.

Dari keterharuan serta rasa iri yang positif itu, Ahmad mendapatkan hikmah kalau, kita harus belajar lihat orang lain sebagai ide, bukan pembanding, terlebih sebagai saingan dalam makna negatif.

Menurut Thiffal Izzah Ramadhani yang bercerita keteladan sang hafidz kalau, adik sang hafidz juga telah hafal Al-Qur’an dari kecil. Yang -atas kemudahan serta kemurahan Allaahu Ta’ala- bertindak besar mengantarkannya untuk masuk kedalam agama Islam, agama yang paling mulia ini. Subhanallaah.


“Adiknya yang bernama Syafa itu hafal Al-Qur’an lebih kurang mulai sejak usia 6 TAHUN, ” tutur sang muallaf.

Allahu akbar, ternyata cerita anak umur 6 th. hafal Al-Qur’an itu bukan hanya ada di jaman Imam Syafi’i. Sang muallaf akhirnya mulai tahu juga kalau satu diantara standar (bukan hanya satu) seorang penuntut ilmu yaitu diliat dari seberapa jauh interaksinya dengan Al-Qur’an.

Istimewa sekali bukan ? Seorang ternyata dapat peroleh kemampuan, kemapanan, serta kemudahan dari Allah Ta’ala dalam hafalan, terlebih hafalan Al-Qur’an. Terlebih di umur muda belia. Lebih-lebih lagi bila masih kecil imut.

Dari kebiasaan sang hafidz menghafal Qur’an, dijumpai cara-cara tersebut yang dapat kita terapkan dengan mudah. Insyaa Allah.

Misalnya anda menghafalkan satu surah dalam Al-Qur’an yang terdiri atas 6 ayat, untuk saja surah itu jadi dua sisi, masing-masing 3 ayat.

3 ayat pertama diulang-ulang 20x, 3 ayat ke-2 diulang-ulang 20x. Bila telah usai, lalu 6 ayat itu digabung serta diulang sebanyak 20x. Teruskan demikian untuk surah-surah yang selanjutnya. Ini gambarnya agar lebih mudah dipahami. 


Lalu bagaimana cara memberi hafalan pada hari berikutnya? 

Bila anda ingin memberi hafalan baru pada hari berikutnya, jadi sebelum memberi dengan hafalan baru, jadi anda harus membaca hafalan lama dari ayat pertama sampai terakhir sebanyak 20 kali juga. Hal ini agar hafalan itu kokoh serta kuat dalam ingatan anda, lalu anda mengawali hafalan baru lewat cara yang sama
seperti yang anda lakukan saat menghafal ayat-ayat sebelumnya.

Lalu bagaimana cara mengulang Al-Qur’an (30 juz) setelah menyelesaikan muraja’ah diatas?
Mulailah mengulang Al-Qur’an secara keseluruhan dengan cara setiap harinya mengulang 2 juz, dengan mengulangnya 3 kali dalam sehari. Dengan hal tersebut, anda akan dapat mengkhatamkan Al-Qur’an tiap-tiap dua minggu sekali. Dengan cara ini jadi dalam periode setahun insyaa Allah anda sudah mutqin (kokoh) dalam menghafal Al-Qur’an, serta lakukanlah cara ini selama setahun.

Apa yang dilakukan setelah menghafal Al-Qur’an selama setahun? 

Sehabis kuasai hafalan serta mengulangnya dengan itqan (mantap) selama setahun, jadikanlah Al-Qur’an sebagai wirid harian anda sampai akhir hayat, karena itulah yang dilakukan oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam semasa hidupnya. Beliau membagi Al-Qur’an jadi tujuh sisi serta setiap harinya beliau mengulang setiap sisi itu, hingga beliau mengkhatamkan Al-Qur’an tiap-tiap 7 hari sekali.

Aus bin Huzaifah rahimahullah berkata, “Aku bertanya pada beberapa sahabat Rasulullah bagiamana langkah mereka membagi Al-Qur’an untuk dijadikan wirid harian? Mereka menjawa, “Kami kelompokan jadi 3 surat, 5 surat, 7 surat, 9 surat, 11 surat, serta wirid mufashal dari surat Qaaf sampai khatam (Al-Qur’an). ” (HR. Ahmad).

Jadi mereka membagi wiridnya sebagai berikut : 

Hari pertama : membaca surat “Al-Fatihah” hingga akhir surat “An-Nisa'”,

Hari ke-2 : dari surat “Al-Maidah” hingga akhir surat “At-Taubah”,

Hari ketiga : dari surat “Yunus” hingga akhir surat “An-Nahl”,

Hari ke empat : dari surat “Al-Isra'” hingga akhir surat “Al-Furqon”,

Hari ke lima : dari surat “Asy Syu’ara” hingga akhir surat “Yasin”,

Hari ke enam : dari surat “Ash-Saffatt” hingga akhir surat “Al-Hujurat”,

Hari ketujuh : dari surat “Qaaff” sampai akhir surat “An-Naas”.

Beberapa ulama menyingkat wirid Nabi dengan Al-Qur’an jadi kata, ” Fami bisyauqin (فم ي ب شوق) “, dari masing-masing huruf itu jadi lambang dari surat yang jadikan wirid Nabi pada setiap harinya, jadi :

huruf “fa” lambang dari surat “Al-Fatihah”, sebagai awal wirid beliau hari pertama,

huruf “mim” lambang dari surat “Al-Maidah”, sebagai awal wirid beliau hari ke-2,

huruf “ya” lambang dari surat “Yunus”, sebagai wirid beliau hari ketiga,

huruf “ba” lambang dari surat “Bani Israil (nama lain dari surat al isra) ”, sebagai wirid beliau harikeempat,

huruf “syin” lambang dari surat “Asy Syu’ara”, sebagai awal wirid beliau hari ke lima,

huruf “wau” lambang dari surat “Wa Shaffat”, sebagai awal wirid beliau hari ke enam,

huruf “qaaf” lambang dari surat “Qaaf”, sebagai awal wirid beliau hari ketujuh sampai akhir surat “An-Naas”.

Bagaimana cara membedakan pada bacaan yang mutasyabih (serupa) dalam Al-Qur’an?
Langkah terbaik untuk membedakan pada bacaan yang hampir sama (mutasyabih) adalah dengan langkah buka mushaf, lalu bandingkan pada ke-2 ayat itu serta cermatilah perbedaan pada keduanya. Lalu, buat sinyal yang dapat untuk membedakan pada keduanya, serta saat anda melakukan muraja’ah hafalan cermati perbedaan itu. Ulangilah secara terus-menerus hingga anda dapat mengingatnya dengan baik serta hafalan anda jadi kuat (mutqin).

CAR,FOREX,DOMAIN,SEO,HEALTH,HOME DESAIN

Tuesday, May 10, 2016

Subhanallah, Tidak Punya Uang, Mahasiswi ini Menahan Lapar Dengan Membaca Qur'an.Tolong Bantu Sebarkan Ya.

Mahasiswi%2Bini%2BMenahan%2BLapar%2Bdengan%2BBaca%2BQuran




Tidak Punya Uang, Mahasiswi ini Menahan Lapar dengan Baca Qur'an. Untuk mencapai sebuah kesuksesan tentu saja dibutuhkan pengorbanan. Itulah sebuah pelajaran yang bisa kita petik dari sosok Mahasiswa yang bernama Nur asal Sabah.

Ya, Sarjana psikologi Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) ini hidup memprihatinkan selama ia menuntut ilmu, Wanita ini melalui hari-harinya dengan kelaparan.


Akibat saya kurang makan, usus saya rusak, terus saya muntah darah, Ungkap Nur sebagaimana yang telah dikutip Dream dari laman The Malaymail Online, pada Selasa 3 Mei 2016.

Nur memang pernah berobat. dokterpun memperingatkan Nur untuk makan dengan teratur, Jika tidak melakukannya, maka penyakit kanker akan menyerang ususnya.

Tapi apa boleh buat, saya tidak bisa berbuat apa-apa karena saya tidak punya uang, Ungkap Nur. Jalan Nur untuk sukses memang sangatlah berat, dia tidak mengharapakan kiriman dari rumah, karena Kehidupan orang tuanya

kembang-kempis.

Ibu Nurhanyalah tukang jahit, Sedangkan Ayah Nur seorang nelayan yang tidak bisa lagi melaut karena kaki dan tangannya sudah lumpuh. Tidak ada pilihan lain selain Nur ngirit, menahan lapar meskipun perut sakit. Pinjaman biaya pendidikan Nur sebesar RM 3.000 atau sekitar Rp 9,5 juta perr semester langsung ludes untuk membayar iuran dan biaya kuliah. Hanya tersisa RM 150 atau sekitar Rp 500 ribu saja.

Dalam keprihatinan tersebut Nur mencoba untuk menenangkan diri, hanya kepada Allah dia lari bersandarkan diri dengan pasrah. Setiap hari Nur datang ke mesjid untuk membaca Alquran, Biarkan saya tidak makan asalkan saya bisa mendekatkan diri dengan Allah, Ucap Nur.

Ya, apa yang telah dilakukan oleh Nur itu semata hanya untuk menguatkan diri kepada Allah dalam setiap kesempitan untuk menuju ke jalan keberhasilan. Saya pernah berniat untuk berhenti belajar dan ingin mencari pekerjaan untuk membantu ayah dan ibu, Ungkap Nur..






CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

Monday, May 9, 2016

Patut Ditiru, Rayakan Kelulusan Dengan Bagi-Bagi Nasi Bungkus, Tak Perlu Konvoi Yang Tidak Jelas, Bantu Sebarluaskan Ya,,

Pengumuman Ujian Nasional (UN) 2016 tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah diumumkan Jumat (6/5) lalu. Seperti tahun-tahun yang telah lalu, anak-anak SMA ynag lulus pada tahun ini seakan tak mau kalah dengan merayakannya melalui konvoi dan corat-coret seragam sekolah.



Bahkan sudah ada siswa-siswi yang melakukan corat-coret padahal baru selesai melaksanakan UN, yang mana belum pasti apakah mereka dinyatakan lulus atau tidak. Aksi semacam ini, tak jarang menimbulkan ketidaknyamanan para pengguna jalan lain. 


Namun, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA N 3 Yogyakarta atau yang lebih familiar dengan nama SMA Padmanaba ini. Sekolah yang berada di Jalan Yos Sudarso Yogyakarta ini memang punya tradisi merayakan kelulusan dengan membagi-bagikan nasi bungkus kepada masyarakat sekitar setiap tahunnya. Perayaan SMA ini sama sekali terbebas dari konvoi dan corat-coret. Salut! [brl]



CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

Saturday, March 5, 2016

WOOWW...??Hanya sebuah GAMBAR Telah Berhasil Mengubah Hidup RIBUAN Orang! Berikut penjelasanya..???

Benar-benar menginspirasi nih...



1. Tanpa kegiatan atau kesibukkan, maka malaspun akan tertanam dalam diri kita. Tanpa mimpi, maka kejatuhan akan berakar dalam diri kita. Semakin lama, akarnya akan semakin dalam. Sampai suatu hari bahkan mau berdiri pun sudah sangat sulit.








2. Dalam hidup ini, setiap orang membutuhkan sahabat yang seperti di gambar ini. Ketika kamu susah, maka aku akan menjadi penopang; ketika aku susah, dia akan menjadi penopang; ketika dia susah, kamu akan menjadi penopang. Kalau kamu memiliki sahabat seperti ini, hidup tidak aka nada penyesalan!






3. Untuk bekerja sama, kita harus melepas keegoisan dan saling menghormati. Untuk bekerja sama seumur hidup, maka harus merubah kebiasaan buruk dan menjadi dewasa bersama. Kalau kamu hanya tau egois dan tidak bisa saling mempersilakan, maka suatu hari kamu pun akan kalah. Entah dalam pekerjaan, pernikaahan, persahabatan, kamu harus belajar menjadi dewasa bersama.








4. Kadangkala hidup ini ringan atau berat, tergantung dari jalan yang kamu pilih.







5. Kadangkala mempunyai berapa banyak sumber daya tidaklah penting, kalau kamu tidak tahu cara menggunakannya, selamanya kamu tidak akan pernah merasa cukup.








6. Kadangkala orang yang mengulurkan tangannya padamu, belum tentu benar-benar ingin menolongmu.








7. Kamu selamanya nggak akan bisa memuaskan semua orang.








8. Pantang menyerah, bertahan sedikit lagi maka kamu akan berhasil!








9. Dalam hidup, kita harus dapat mencari kesukaan dalam kesulitan.








10. Kalau arahmu salah, semakin berjuang semakin tertekan!






11. Belajarlah kreatif dan inovatif!








12. Mungkin suatu hari, kamu merasa itu hari terberatmu, tapi itu mungkin saja adalah penghasilanmu yang terbesar!








Sobat, setelah melihat gambar-gambar diatas, ayo kita semakin semangat menjalani hidup ini!
Jangan lupa di share juga buat teman-teman yah!

CAR,DOMAIN,FOREX,HEALTH,SEO,HOME DESAIN

Friday, July 10, 2015

Cerita Motivasi Dan Inpirasi: Uang 100 Ribu Rupiah

cerita motivasi dan menginspirasi dalam kehidupan


Seorang guru mengangkat uang 100 ribu rupiah di depan murid-muridnya.
Lalu ia bertanya: "Siapa yang mau uang ini?"
Semua murid mengangkat tangan mereka, tanda ingin.....
Kemudian guru itu meremas uang 100 ribu itu dengan tangannya dan kembali bertanya : "Sekarang siapa yang mau uang ini?"
Kembali semua murid mengangkat tangannya.
Selanjutnya ia melemparkan uang itu kelantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya, sampai uang itu jadi kotor. Setelah betul-betul kotor oleh debu ia berkata : "Sekarang siapa yang mau uang ini?"
Tetap saja seluruh murid mengacungkan tangan mereka.
Saat itulah sang guru memasukkan pelajarannya : "Inilah pelajaran kalian hari ini. Betapapun kalian berusaha merubah bentuk uang ini tidak akan berpengaruh kepada nilainya. Bagaimanapun kalian dihinakan, diremehkan, direndahkan, dilecehkan, dinistakan ataupun bahkan difitnah, kalian harus tetap yakin bahwa nilai hakiki kalian tidak akan pernah tersentuh. Ketika itu kalian akan tetap berdiri kokoh setelah terjatuh. Kalian akan memaksa seluruh orang untuk mengakui harga dirimu. Bila kalian kehilangan kepercayaan terhadap diri kalian sendiri dan nilainya, saat itulah kalian kehilangan segala-galanya.."
Semoga bermanfaat.

CERITA MOTIVASI DAN INSPIRASI:AKU TIDAK AKAN MENGORBANKAN BUNDAKU UNTUK SIAPAPUN

cerita motivasi dan inspirasi kehidupan


Seorang pemuda datang melamar wanita cantik dan kaya , akhirnya terjadilah kesepakatan.
Namun tatkala si wanita mengetahui profesi ibunda si pria, maka si wanita memberi syarat, "pada waktu resepsi pernikahan, ibumu tidak boleh datang"
Setelah berfikir, demi untuk mewujudkan pernikahannya, si pemuda dgn terpaksa menyetujuinya.
Namun sebelumnya ia menjumpai salah seorang guru spiritualnya untuk meminta pendapatnya.
Sang guru bertanya, "apa pekerjaan ibumu?
"Aku ditinggal mati ayahku saat umurku 1 tahun, akhirnya untuk membesarkanku, ibuku bekerja sebagai tukang cuci pakaian dan dia berhasil mengantar saya sampai jadi sarjana ".
Jawab pemuda itu.
"Begini, hari ini kau pulang, dan kau cuci kedua tangan ibumu, besok kau kembali lagi kesini, aku akan kasih pendapatku" jawab sang guru.
Pulanglah pemuda itu, dan dia mendekati ibunya dan mencuci kedua tangannya, dia melihat begitu kasarnya tangan ibunya, ada bekas2 luka dan kulit yg terkelupas, ia melihat pemandangan itu sambil mencucurkan air mata.
Dan akhirnya ia tidak tahan untuk menunggu hari esok, dia datangi lagi sang guru dan si pemuda berkata;
"AKU TIDAK AKAN MENGORBANKAN BUNDAKU UNTUK SIAPAPUN".
Banyak di antara kita yg sering melupakan budi baik ibu kita. Demi kenikmatan semu.
Maka saatnya kita mencuci kedua tangan ibu kita yg selalu membelai kita dan membersihkan kita, Karena suatu saat belaian itu akan pergi dan kau akan kehilangan tiket masuk surgamu.
Sekarang Anda mempunyai dua pilihan:
1. Biarkan info ini tetap dalam page/grup ini.
2. Share info ini ke sejumlah orang yang Anda kenal dan Insya Allah ridha
Allah akan anugerahkan kepada setiap orang yang Anda kirim dan insyaaAllah anda dapat pahala krn telah mau berbagi untuk seksama
Subhanallah...
Semoga Yg klik Suka dan Menulis AAMIIN mampu membahagiakan ibu dan ayahnya dan memanjangkan umurnya dalam kebanggaan atas keberhasilan kita sebagai anaknya.Aamiin

8 MACAM AZAB KAUM WANITA DINERAKA SERTA SEBABNYA


Semoga Diampuni Dosa Dosanya Dan Kelak Menjadi Penghuni Surganya Allah Swt..Aamiin yaa Rabbal'Aalamiin..
Saudara dan saudari kaum Muslimin dan Muslimat, renungan khususnya untuk para wanita, (HAWA).
Sayidina Ali r.a menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw, mengapa beliau menangis.
Beliau menjawab, "Pada malam aku di isra'kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.
Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.
Rasulullah saw menjawab, seperti ini:
1. Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, Otaknya mendidih.
2. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, Tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.
3. Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kala jengking.
4. Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka.
5. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.
6. Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.
7. Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya.
8. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti (mengumpat, dll),
sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,
Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan, "Mengapa mereka disiksa seperti itu?"
Rasulullah menjawab,
"Wahai putriku,
Adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.
Perempuan yang digantung adalah isteri yang 'mengotori' tempat tidurnya.
Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan
perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.
Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.
Perempuan yang memotong sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.
Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena dia meninggalkan solat dan tidak mahu mandi junub.
Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta.
Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami.
"Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.
Wahai Sahabatku Kaum muslimah..
Yuk Kita Semua Mulai Memperbaiki Diri..
sebelum Semua Terlambat..
Tutuplah Aurat Dengan Sempurna
jagalah lisan Dan Akhlak kita..
Sebelum Datangnya maut Merenggut nyawa kita,
yang Bisa Menyelamatkan kita Kelak Dari Azab neraka Adalah Amalan Sholeh yg kita Kerjakan Semasa Hidup Didunia ini...
Ya Allah,,,,,akhirilah hidup kami dengan husnul-khatimah (akhir yang baik),
dan jangan Kau akhiri hidup kami dengan suu-ul-khatimah (akhir yang buruk)”..Aamiin yaa Allah yaa Rabbal'Aalamiin...
Boleh Dishare Sahabatku...
Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
semoga Yg membagikan Terhindar dari azab atau siksaan.Aamiin

Thursday, July 9, 2015

Cerita Motivasi:Si Uang 1000 Dan 100.000



Cerita Motivasi:Si Uang 1000 Dan 100.000-Si Uang 1000 dan 100 Ribu UANG kertas Rp.1000 dan Rp.100.000 dibuat dari kertas yg sama dan diedarkan oleh Bank yang sama, Bank Indonesia (BI). Ketika dicetak, mereka bersama, tetapi berpisah di bank dan beredar di masyarakat. Bagaimanapun, 4 bulan kemudian mereka bertemu secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Maka mereka pun saling bicara: Uang Rp.100.000 bertanya kepada Rp.1000; “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kumel, kotor dan berbau. Parah bener kondisimu ?”Rp.1000 menjawab; “Karena baru saja aku keluar dari bank, aku langsung menjadi milik orang kelas bawah, buruh, penjaja makanan, penjual ikan dan di tangan pengemis.” Lalu Rp.1000 bertanya balik kepada Rp. 100.000; “Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?” Rp.100.000 menjawab; “Karena secara gitu lho aku duit gedean, sejak baru pertama kali aku keluar dari bank, aku langsung disambut perempuan cantik, dan beredarnya pun di restoran mahal, di kompleks bisnis terkemuka dan juga hotel berbintang serta keberadaan aku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet.” Lalu Rp.1000 bertanya lagi; “Pernahkah engkau berada di tempat ibadah?” Rp.100.000 menjawab; “Belum pernah” Rp.1000 pun berkata lagi; “Ketahuilah walaupun aku hanya Rp.1000, tetapi aku selalu berada di seluruh tempat ibadah, dan di tangan anak-anak yatim piatu dan fakir miskin bahkan aku selalu bersyukur kepada Allah. Aku tidak dipandang sebagai sebuah nilai, tetapi adalah sebuah manfaat.” Lantas menangislah Rp.100.000 karena berasa besar, hebat, tinggi, sombong, tetapi tidak begitu bermanfaat selama ini